Kontak

 

Andy Rifky

WA/Xl 087885235999
WA/Smpti 

Email : gmproteksi@gmail.com

Sales & Marketing Office 

 


Komplek Taman Palem Mutiara Blok A15 No. 28
Cengkareng Jakarta 

Kantor Pusat & Pabrik 

Tlp.02122523266

Fax.54355904

Live Visitor

Google Adsense

Live Visitor (copy) submid

Cari Artikel

Saturday, 23 December 2017 22:48

Nama Alat Pemadam Kebakaran Api Untuk Rumah

Written by
Rate this item
(0 votes)

NAMA ALAT PEMADAM KEBAKARAN

Alat  pemadam kebakaran api ringan Alat pemadam kebakaran berdasarkan bentuk dan isi terdiri dari jenisnya, Alat Pemadam Api Ringan APAR dibagi menjadi 3 jenis. dan kategori yang kami jual dan yang kami pasarkan dan yang laku di pasaran

Ketiga jenis alat pemadam api ini bisa dalam penggunaannya harus disesuaikan dengan sumber terjadinya awal kebakaran api. untuk mendapatkan hasil, daya padam yang maksimal , Selain itu sebuah alat pemadam api ringan memiliki cara penggunaan yang berbeda – beda dan harus diperhatikan agar tidak membahayakan orang disekitar anda. Berikut ini adalah 3 alat pemadam api ringan berdasarkan jenisnya: ALAT Pemadam Api Dry Chemical Powder Serbuk kimia kering atau dry chemical powder mengandung bahan racun api yaitu Dry Chemical Powder. Merupakan kombinasi dari fosfat Mono-amonium dan ammonium sulphate. Yang berfungsi mengganggu reaksi kimia yang terjadi pada zona pembakaran, sehingga api padam. adalah bahan yang digunakan oleh alat pemadam api. Penggunaan alat pemadam api ini bisa untuk memadamkan kebakaran yang terjadi dalam kategori klas A, klas B, klas C, dan klas E.

Alat pemadam api yang mudah dibawa dan di pindahkan portable fire extinguisher
Alat pemadam api Portable. merupakan alat pemadam api yang mudah dapat dibawa (dipindah), mudah dibawa maksudnya adalah mudah dijinjing ataupun mudah didorong bagi yang menggunakan roda, Daya pemadaman sangat terbatas sehingga fungsinya hanya sebagai pemadaman api awal saja. Penggunaan alat pemadam portabel ini haruslah disesuaikan dengan klasifikasi kebakaran yang terjadi. Serta penempatannya haruslah mudah dijangkau dan ditemukan.
Untuk posisi penempatan alat pemadam portabel ini haruslah pada setiap 200m² atau pada setiap ruang dengan kapasitas yang disesuaikan, mudah terjangkau, jarak antara lantai dan alat 1 s.d 1,25 meter, mudah terlihat, jarak maksimum pemepatan peralatan pemadam api portable di suatu lokasi dalam suatu bangunandari satu fire point ke fire point lainnya kurang lebih 15 meter, alat pemadam api portable jenis CO2 atau jenis busa hanya dipasang pada ruangan atau bangunan yang mempunyai tingkat bahaya tertentu, ditempatkan sesuai kondisi lokasi yang membahayakan.

NAMA Alat pemadam Jenis Serbuk Kimia atau Dry Chemical Powder Fire Extinguisher terdiri dari serbuk kering kimia yang merupakan kombinasi dari Mono-amonium dan ammonium sulphate. Serbuk kering Kimia yang dikeluarkan akan menyelimuti bahan yang terbakar sehingga memisahkan Oksigen yang merupakan unsur penting terjadinya kebakaran. APAR Jenis Dry Chemical Powder ini merupakan Alat pemadam api yang serbaguna karena efektif untuk memadamkan kebakaran di hampir semua kelas kebakaran seperti Kelas A, B dan C.
APAR Jenis Dry Chemical Powder tidak disarankan untuk digunakan dalam Industri karena akan mengotori dan merusak peralatan produksi di sekitarnya.

APAR Dry Chemical Powder

Nama dan jenis alat pemadam dan isi , dry Chemical Powder (tepung kimia kering), merupakan alat pemadam api yang sangat populer dan digunakan secara luas berupa campuran berbentuk bubuk yang terdiri dari berbagai unsur atau senyawa kimia berbentuk padat atau butiran halus seperti tepung. Alat pemadam ini banyak digunakan baik untuk alat pemadam api portable , peralatan bergerak seperti mobil pemadam atau instalasi tetap. Awalnya bahan yang dikembangkan untuk menghasilkan tepung kering ini adalah borax dan sodium bicarbonate yang disebut juga tepung kimia kering (dry chemical Powder). Bahan yang paling banyak digunakan adalah jenis Sodium Bicarbonate karena lebih efektif dari bahan pemadam api yang lain. Kemudian ditemukan bahan pemadam jenis serbaguna (multipurpose) dengan bahan dasar monoammonium phosphate dan berbahan dasar potassium bicarbonate yang dapat digunakan untuk semua kelas api.

Dalam fase berikutnya dikembangkan jenis yang disebut “super K” dengan bahan dasar potassium chloride dan berbahan dasar urea potassium bicarbonate. Dengan demikian jenis bahan dasar yang banyak digunakan untuk pemadaman yaitu : Sodium bicarbonate, Potassium bicarbonate, Potassium chloride, Urea potassium bicarbonate, Monoammonium phosphate. Untuk meningkatkan efektifitas dalam pemadaman dan penyimpanan ditambahkan berbagai macam bahan yang dicampurkan ke bahan dasar tepung untuk mencegah penggumpalan. Bahan tambahan yang dimaksud yaitu : Metalik stearates, Trikalsium fosfat, Silikon. Sifat fisik dry chemical powder yang perlu mendapat perhatian antara lain :
Kestabilan; Dalam temperatur normal , tepung kimia kering sangat stabil dan tidak mudah berubah bentuk. Namun demikian ada juga beberapa jenis bahan yang tidak tahan temperatur tinggi dan meleleh sehingga terjadi gumpalan. Untuk itu, suhu penyimpanan harus dijaga agar tidak terlalu tinggi atau melebihi 150º F.
Toksisitas; Unsur-unsur yang terdapat dalam tepung kimia kering tidak mengandung sifat toksik yang tinggi karena itu relatif aman digunakan. Namun demikian, karena tepung kimia kering ini merupakan partikel debu yang sangat halus, maka dapat masuk ke dalam saluran pernapasan dan menimbulkan gangguan kesehatan.
Berdasarkan hasil pengujian tepung kimia kering, maka dapat diperoleh data sebagai berikut: Jenis potassium bicarbonate lebih efektif dibanding sodium bicarbonate,

Nama Jenis monoammonium phosphate sedikit lebih baik dibanding sodium bicarbonate.
Sifat atau mekanisme pemadaman pada alat pemadam ini ialah :
Prinsip pemisahan (smothering) merupakan salah satu sifat terbaik tepung kimia kering adalah kemampuan untuk menyelimuti kebakaran dengan debu yang disemburkan. Proses penyelimutan ini terjadi karena adanya gas CO2 yang dilepaskan ketika senyawa sodium bicarbonate mendapat panas dari api. CO2 yang terbentuk meningkatkan kemampuan untuk memadamkan api. Jika tepung kimia kering jenis serbaguna (multipurpose) berbahan dasar monoamonium phosphate disemprotkan ke api kelas A , maka akan meninggalkan bekas berupa kerak pada permukaan benda yang terbakar. Kerak keras tersebut adalah metaphosphate acid yang terbentuk ketika senyawa monoamonium phosphate terkea panas dari api. Kerak ini sekaligus berfunsi menutupi permukaan benda yang terbakar.sehingga membatasi kontak dengan oxygen (efek smothering) sehingga api dapat dipadamkan.
Prinsip pendinginan (cooling) ; tepung kimia kering juga memiliki efek pendinginan walaupun tidak sebaik atau sebesar bahan mengandung air. Mekanisme pendinginan ini terbentuk dari gas CO2 yang dihasilkan dalam proses kontak dengan api.
Pemutusan rantai reaksi; Disamping faktor tersebut di atas bahan pemadam jenis tepung kimia kering juga mempunyai kemampuan untuk memutus mata rantai reaksi (chain reaction). Ketika terjadi panas akibat kebakaran , maka senyawa yang terurai dari tepung kimia kering ini akan merusak reaksi pembakaran (segitiga api) sehingga reaksi berantai terputus.
Jenis pancaran; Pancaran yang dihasilkan adalah pancaran mengembang/mengepul . Jarak dan lamanya waktu memancar tergantung dari masing-masing tipe. Alat pemadam api ini sangat baik untuk memadamkan kebakaran roda pesawat udara (jenis dry powder);

TABUNG PEMADAM KEBAKARN, DRY CHEMICAL POWDER

Kelas Kebakaran A – Benda Padat (Kain, Kayu, Kertas)
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran C – Benda Gas (Elpiji, Tinner)
Kelas Kebakaran E – Electrikal (Dinamo, Motor Listrik)

Jenis Kebakaran Kelas A
Kebakaran Kelas A merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Plastik, Kain, Kayu, Karet dan lain sebagainya. Jenis Tabung Pemadam Kebakaran APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas A adalah APAR jenis Cairan (Water), APAR jenis Busa (Foam) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder).

Jenis Kebakaran Kelas B
Kebakaran Kelas B merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan cair yang mudah terbakar seperti Minyak (Bensin, Solar, Oli), Alkohol, Cat, Solvent, Methanol dan lain sebagainya. Jenis APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas B adalah APAR jenis Karbon Diokside (CO2), APAR jenis Busa (Foam) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powde

Jenis Kebakaran Kelas C
Kebakaran Kelas C merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh Instalasi Listrik yang bertegangan. Jenis APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas C adalah APAR jenis Karbon Diokside (CO2) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder).

Jenis Kebakaran Kelas E
Kebakaran Kelas D merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan logam yang mudah terbakar seperti sodium, magnesium, aluminium, lithium dan potassium. Kebakaran Jenis ini perlu APAR khusus dalam memadamkannya.

Alat pemadam APAR Jenis Karbon Dioksida (CO2) adalah Jenis APAR yang menggunakan bahan Karbon Dioksida (Carbon Dioxide / CO2) sebagai bahan pemadamnya. APAR Karbon Dioksida sangat cocok untuk Kebakaran Kelas B (bahan cair yang mudah terbakar) dan Kelas C (Instalasi Listrik yang bertegangan).
d. Carbon Dioxide Type ( CO2 ), merupakan alat pemadam api portabel dengan bahan dasar pemadam ialah Co2 yang bersifat mendinginkan atau menurunkan suhu bahan yang terbakar. Karakteristik alat pemadam api Gas CO2 ini meliputi : Gas CO2 ditekan pada 800 – 900 psi pada temperatur 88º F (suhu ruang) karena pada temperatur di bawah 88º F suhu ruang, gas CO2 berbentuk cairan, Berat gas CO2 ini 1,5 kali lebih berat dari udara, sifat Gas CO2 ialah tidak berwarna, tidak berbau, tidak beracun, dan tidak dapat terbakar. Karena pengembangan gas CO2 tergantung kepada temperatur setempat dan alat pemadam ini tidak baik digunakan memadamkan api pada ruangan tertutup / sempit dan akan berakibat Berat gas akan menutup udara sehingga mengurangi unsur pembakaran pada pernapasan petugas, karena pengembangan mengikuti temperatur setempat maka suhu pada ruangan tersebut sangat tinggi akibat penjalaran panasnya api, sehingga kemungkinan ruang tersebut dapat meledak. karena cepatnya pengembangan dari bentuk cairan menjadi gas ketika CO2 meninggalkan corong, maka 30% dari cairan akan menghasilkan salju padat atau es kering (solid snow or dry ice), gas yang keluar dari corong hanya sebesar + 80% sedang 20% lainnya tertinggal pada slang pemancar , corong dll. Jenis pancaran yang dihasilkan ialah pancaran Fog Stream dengan jarak pancaran + 3 s.d 8 feet, lama pancaran + 8 s.d 10 detik dan sangat efektif digunakan untuk memadamkan api kelas C.

Tabung Pemadam Kebakaran, APAR CO°2
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran C – Benda Gas (Elpiji, Tinner)
Kelas Kebakaran D – Logam (Magnesium, Misiu)
Kelas Kebakaran E – Electrikal (Dinamo, Motor Listrik

Jenis Kebakaran Kelas B
Kebakaran Kelas B merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan cair yang mudah terbakar seperti Minyak (Bensin, Solar, Oli), Alkohol, Cat, Solvent, Methanol dan lain sebagainya.

Jenis APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas B adalah APAR jenis Karbon Diokside (CO2), APAR jenis Busa (Foam) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder)

.Jenis Kebakaran Kelas C
Kebakaran Kelas C merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh Instalasi Listrik yang bertegangan. Jenis APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas C adalah APAR jenis Karbon Diokside (CO2) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder).Jenis Kebakaran Kelas D
Kebakaran Kelas D merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan logam yang mudah terbakar seperti sodium, magnesium, aluminium, lithium dan potassium. Kebakaran Jenis ini perlu APAR khusus dalam memadamkannya.

Jenis Kebakaran Kelas E

Kebakaran Kelas D merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan logam yang mudah terbakar seperti Electrical, magnesium, aluminium, Dinamo motor listrik.Kabel listrik Kebakaran Jenis ini perlu APAR khusus dalam memadamkannya.

Bermasalah nya

Panel Atau Kabel Berisikan Alat-alat Listrik yang berkaitan dengan komputer server, memiliki pontensial kebakaran karena mengandung tegangan konsleting listrik dan kepanasan karena fungsinya yang selalu dipakai on terus ,peralatan dan perlengkapan dalam panel terkadang harganya sangat mahal seperti panel server komputer berisikan komponent kecil tapi berharga jutaan rupiah dan jika terjadi bahaya kebakaran maka bukan cuman nilai harganya uang aset tersebut bahkan hilang, di karenakan kerugian jam kerja dan terganggunya operasional perusahaan menekan nilalai kerugian yang tidak sedikit nilai nya Aset yang sefdemikian mahal dan penting seharus nya di berikan perlindungan yang sepadan dengan nilai dan fungsinya contoh Kebakaran nya

APAR FOAM
Kelas Kebakaran A – Benda Padat (Kain, Kayu, Kertas)
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran D – Logam (Magnesium, Misiu)

APAR DRY CHEMICAL POWDER
Kelas Kebakaran A – Benda Padat (Kain, Kayu, Kertas)
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran C – Benda Gas (Elpiji, Tinner)
Kelas Kebakaran E – Electrikal (Dinamo, Motor Listrik)

APAR CO2
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran C – Benda Gas (Elpiji, Tinner)
Kelas Kebakaran D – Logam (Magnesium, Misiu)
Kelas Kebakaran E – Electrikal (Dinamo, Motor Listrik

Tabug Pemadam Kebakaran, APAR FOAM
Kelas Kebakaran A – Benda Padat (Kain, Kayu, Kertas)
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran D – Logam (Magnesium, Misiu)

Berikut ini adalah Kelas-kelas Kebakaran :

Jenis Kebakaran Kelas A
Kebakaran Kelas A merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Plastik, Kain, Kayu, Karet dan lain sebagainya. Jenis APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas A adalah APAR jenis Cairan (Water), APAR jenis Busa (Foam) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder).

Jenis Kebakaran Kelas B
Kebakaran Kelas B merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan cair yang mudah terbakar seperti Minyak (Bensin, Solar, Oli), Alkohol, Cat, Solvent, Methanol dan lain sebagainya. Jenis APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas B adalah APAR jenis Karbon Diokside (CO2), APAR jenis Busa (Foam) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder).

Jenis Kebakaran Kelas D
Kebakaran Kelas D merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan logam yang mudah terbakar seperti sodium, magnesium, aluminium, lithium dan potassium. Kebakaran Jenis ini perlu APAR khusus dalam memadamkannya.

Masalah Nya Contoh Kebakaran

Area Pabrik Dapur atau kitchen merupakan tempat yang penuh dengan bahan-bahan peralatan yang rentan menyebabkan kebakaran sepertyi minyak gas, Kertas,kardus, seperti alat listrik lainya telah banyak terjadi kebakaran yang menyebabkan memrugikan materi dan juga korban jiwa contoh kebakaran yang sering terjadi di kitchen dan di dapur

APAR FOAM
Kelas Kebakaran A – Benda Padat (Kain, Kayu, Kertas)
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran D – Logam (Magnesium, Misiu)

APAR DRY CHEMICAL POWDER
Kelas Kebakaran A – Benda Padat (Kain, Kayu, Kertas)
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran C – Benda Gas (Elpiji, Tinner)
Kelas Kebakaran E – Electrikal (Dinamo, Motor Listrik)

APAR CO2
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran C – Benda Gas (Elpiji, Tinner)
Kelas Kebakaran D – Logam (Magnesium, Misiu)
Kelas Kebakaran E – Electrikal (Dinamo, Motor Listrik

Tabung Pemadam Kebakaran, APAR FOAM
Kelas Kebakaran A – Benda Padat (Kain, Kayu, Kertas)
Kelas Kebakaran B – Benda Cair (Minyak, Bensin, Solar)
Kelas Kebakaran D – Logam (Magnesium, Misiu)

Berikut ini adalah Kelas-kelas Kebakaran :
Jenis Kebakaran Kelas A
Kebakaran Kelas A merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Plastik, Kain, Kayu, Karet dan lain sebagainya. Jenis APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas A adalah APAR jenis Cairan (Water), APAR jenis Busa (Foam) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder).
Jenis Kebakaran Kelas B
Kebakaran Kelas B merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan cair yang mudah terbakar seperti Minyak (Bensin, Solar, Oli), Alkohol, Cat, Solvent, Methanol dan lain sebagainya. Jenis APAR yang cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas B adalah APAR jenis Karbon Diokside (CO2), APAR jenis Busa (Foam) dan APAR jenis Tepung Kimia (Dry Powder).

Jenis Kebakaran Kelas D
Kebakaran Kelas D merupakan kelas kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan logam yang mudah terbakar seperti sodium, magnesium, aluminium, lithium dan potassium. Kebakaran Jenis ini perlu APAR khusus dalam memadamkannya.

Masalah Nya Contoh Kebakaran

Area Pabrik Dapur atau kitchen merupakan tempat yang penuh dengan bahan-bahan peralatan yang rentan menyebabkan kebakaran sepertyi minyak gas, Kertas,kardus, seperti alat listrik lainya telah banyak terjadi kebakaran yang menyebabkan memrugikan materi dan juga korban jiwa contoh kebakaran yang sering terjadi di kitchen dan di dapur

Fungsi :
Fungsi Tabung pemadam kebakaran 3 Kg Powder Merk Starvvo adalah memadamkan titik api atau kebakaran kecil yang masih dapat terkontrol. Sedangkan penggunaannya biasa dipakai untuk menjaga dan mengatasi kebakaran pada :

Kantor
Bagi Anda yang sedang mencari Tabung Pemadam Kebakaran untuk Kantor Anda, inilah pemadam yang cocok dan berkwalitas baik sesuai standar mutu seluruh komponennya dengan jaminan garansi isi1 tahun dan garansi sparepart 3 tahun.

Tabung Pemadam Kebakaran model kepala/leher/valve besar ini setara dengan model tabung pemadam kebakaran bermerk yang telah Anda kenal seperti Servvo, Yamato atau Gunnebo. Biasa digunakan bagi Kantor yang mengutamakan keselamatan kerja sebagai prioritas utama.

Hotel
Diberbagai Hotel, model tabung pemadam kebakaran seperti ini yang memiliki lapisan bawah anti karat yang terbuat dari plastik telah banyak digunakan dan merupakan standar utama dalam mengantisipasi bahaya kebakaran disamping fungsi utamanya dalam memadamkan api dengan cepat dan praktis.

Perumahan
Perumahan juga dapat menggunakan model Tabung Pemadam Kebakaran Merk Pronaar ini terutama bagi pemilik rumah mewah yang mengutamakan jaminan kwalitas fungsi pemadaman yang terbaik. Ibu rumah tangga dapat dengan mudah menggunakannya.

Pabrik
Untuk Pabrik juga sangat cocok menyediakan Tabung Pemadam Kebakaran ukuran 3 kg ini karena dapat dengan cepat dioperasikan oleh 1 orang bahkan oleh karyawan wanita sekalipun.

Toko
Menyiapkan Tabung Pemadam Kebakaran 3 Kg Powder pada lokasi tempat usaha atau toko atau outlet Anda sangat diperlukan mengingat banyaknya kejadian kebakaran yang bersumber dari konsleting listrik pada kawasan pasar dan pertokoan di Indonesia cukup tinggi.

Cara Penggunaan

1. Tarik pin pengaman yang berbentuk seperti kunci pada bagian APAR.
2. Peganglah tabung dan arahkan selang pada titik api.
3. Tekan tuas pegangan/katup, yang biasa terletak di atas tabung, untuk mengeluarkan isi tabung.
4. Semprotlah pada titik (sumber) api dari sisi ke sisi dengan gerakan seperti menyapu. Ingat, semprot ke sumber api bukan ke lidah api.

Cara Menggunakan tabung pemadam

Tata Cara Penempatan
Tabung Pemadam Kebakaran 3 kg ini harus ditempatkan di tempat-tempat yang memenuhi syarat sebagai berikut :

1. Setiap Jarak 20 meter.
2. Ditempat yang mudah di jangkau dan dilihat.
3. Pada jalur keluar arah refleks pelarian.
4. Memperlihatkan suhu sekitarnya.
5. Tidak terkunci.
6. Memperhatikan jenis dan sifat bahan yang dapat terbakar.
7. Intensitas kebakaran yang mungkin terjadi seperti jumlah bahan bakar, ukurannya, kecepatan menjalarnya.
8. Orang yang akan menggunakannya.
9. Kemungkinan yang mungkin timbulnya reaksi kimia.
10. Efek terhadap keselamatan dan kesehatan orang yang menggunakannya.

Cara Menggunakan APAR Yang Baik Dan Benar

ALAT pemadam baik dipasang di dinding di tempat yang mudah dijangkau. Jauhkan dari jangkauan anak-anak yang belum bisa bertanggung jawab penuh untuk ditinggalkan sendirian.
Adalah ide yang bagus untuk selalu menyimpan Alat Pemadam Kebakaran di dapur, jauh dari sumber panas seperti kompor atau permukaan memasak.
Tempat tepat lainnya untuk menyimpan Alat Pemadam Kebakaran termasuk: mobil Anda, garasi (terutama jika Anda menggunakan peralatan las atau produk yang mudah terbakar), mobil karafan atau RV, dan perahu Anda. Pada setiap kasus, tempatkan pada tempat lain yang bisa dijangkau dan terlindungi dari elemen luar.
Pastikan bahwa semua orang di dalam rumah mengetahui dimana letak Alat Pemadam Kebakaran dan bagaimana cara menggunakannya (asalkan mereka cukup umur dan bertanggung jawab untuk dapat melakukannya).

Tips & Cara

Kebanyakan pemadam kebakaran setempat akan dengan senang hati menunjukkan bagaimana cara menggunakan Alat Pemadam Kebakaran . Panggil pemadam kebakaran lokal di tempat Anda untuk mengetahui lebih lanjut. Anda mungkin perlu mengatur waktu untuk melakukannya. Banyak kota yang mengadakan demonstrasi bulanan.
Badan Administrasi Pemadam Kebakaran Amerika Serikat tidak menganjurkan untuk menggunakan Alat Pemadam Kebakaran bagi orang yang tidak terlatih Namun hal ini hanya anjuran dan kadang tidaklah realistis, seringnya cukup mudah untuk mendapatkan pelatihan dari departemen pemadam kebakaran setempat, jadi gunakanlah kesempatan ini sebaik mungkin untuk menjadi “terlatih”.

Peringatan

Perlu diketahui bahwa bubuk dari Alat Pemadam Kebakaran kimia kering akan merusak beberapa alat elektronik. Jika Anda membeli Alat Pemadam Kebakaran untuk tempat yang ada banyak barang elektroniknya, cobalah untuk menghindari jenis ‘kimia kering’. Sebaiknya, gunakanlah Alat Pemadam Kebakaran CO2 atau halon. Jagan gunakan tipe basah, itu bisa menyebabkan aliran listrik dan arus pendek.
Jangan gunakan Alat Pemadam Kebakaran jika tidak ada api, jika Anda tidak terlatih dan Anda tidak sedang dikejar-kejar pistol.
Jika menggunakan Alat Pemadam Kebakaran CO2 , jangan memegang ujungnya (dimana CO2 keluar), karena bisa sangat dingin.
Perlu diketahui bahwa Alat Pemadam Kebakaran berbahan dasar bukan air didesain untuk menangani api yang lebih “halus” . Jauhkan dari organ pernafasan!
Tabung pemadam kebakaran Pemadam Kebakaran mengganti pengisian dengan sangat cepat. Lakukanlah kontrol dengan semprotan Anda dan cobalah untuk memadamkan api secara merata. lakukan semprotan gaya menyapu

Pastikan Anda memiliki kelas Tabung Pemadam Kebakaran yang tepat untuk bahan bakar. Sebagai contoh, sangatlah berbahaya menggunakan Tabung Pemadam Kebakaran berbahan air pada api listrik atau cairan yang mudah terbakar.
Kami juga menjual tabung Pemadam Api Ringan Atau APAR serta Alat Pemadam Api Berat (APAB) Seperti Tabung Pemadam Api Dry Chemical Powder, Alat Pemadam Api Carbon Dioxida, dan Alat Pemadam Api Foam.juga liquid gas Selain menjual Tabung Pemadam Api kami juga menyediakan Refill Tabung Pemadam Api atau Isi Ulang Alat Pemadam Api seperti Tabung Pemadam Api pronaar , Tabung Pemadam Api Yamato, Tabung Pemadam Api Viking, Tabung Pemadam api lainnya.. Gratis Ongkos Kirim (Ongkir) untuk wilayah JABODETABEK.

tabung Pemadam Kebakaran hanya sebatas untuk memadamkan api pada mula kebakaran dengan ukuran relatif kecil dan dalam waktu tidak lebih dari 3 menit untuk bahan cair dan gas, serta tidak lebih dari 10 menit untuk bahan padat.disebut juga dengan alat pemadam kebakaran Trolley karena pada umumnya dilengkapi dengan dua buah roda untuk memudahkan mobilitas pengguna. Roda diperlukan karena APAB memiliki bobot cukup besar, yakni dari kisaran 20 (dua puluh) s/d 100 (seratus) kg.

Read 101 times Last modified on Sunday, 07 January 2018 18:04
Andy Rifky

Andy Rifky

Penulis adalah Co-founder PT. Global Mitra Proteksindo dan menjalani kegiatan rutin sebagai Online Marketing & Sales Manager  sejak Tahun 2009 sampai sekarangSenang menggeluti dunia Digital & Internet Marketing dan E-Commerce Business Content Strategy. Ingin berbagi pengalaman, pengetahuan dan informasi produk aktual dalam bidang Proteksi dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Membantu Anda memberi referensi pilihan Produk Terbaik dan Data Komprehensif atas kebutuhan dalam Perencanaan dan Aplikasi Standarisasi Manajemen Mutu Program K3 pada Teamwork, Aset, Perusahaan atau Usaha Anda khususnya dalam Survey, Design, Instalasi, Penyediaan dan Training Alat Proteksi Kebakaran baik Alat Pemadam Api Manual maupun Sistem Otomatis ;  Fire Alarm, Fire Hydrant System, Safety Equipment / PPE, Kitchen Protection System dan FM200 Fire Suppression System.

  

Andy Rifky 

View Anwar Arifin's profile on LinkedIn

Mobile /
 WA 087885235999

PT. Global Mitra Proteksindo
Komp. Taman Palem Mutiara
Cengkareng, Jakarta Barat

Office: 021-54353513, 54353488, 54353498
Fax. 54355904
Email: gmproteksi@gmail.com

Google Plus (2)