Kontak

 

Andy Rifky

WA/Xl 087885235999
WA/Smpti 

Email : gmproteksi@gmail.com

Sales & Marketing Office 

 


Komplek Taman Palem Mutiara Blok A15 No. 28
Cengkareng Jakarta 

Kantor Pusat & Pabrik 

Tlp.02122523266

Fax.54355904

Live Visitor

Google Adsense

Live Visitor (copy) submid

Cari Artikel

Wednesday, 10 January 2018 06:34

Isi Ulang Refill APAR

Written by
Rate this item
(0 votes)

 ISI ULANG APAR Refill media alat pemadam api dilakukan setelah APAR mencapai waktu kadaluarsa. AXPIRED walaupun masih ada media dan belum pernah dipakai sebelumnya, dikhawatirkan APAR tersebut tidak akan berfungsi secara optimal saat digunakan. menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja Indonesia No 04- Tahun 1980 Lampiran

 APAR harus direfill secara berkala : Foam 1 Tahun, Gas dan Powder 1 tahun. isi ulang apar ini dilakukan oleh perusahaan yang kompeten dan terpercaya agar hasilnya pun maksimal. Metode Refill APAR yang dilakukan berbeda-beda sesuai dengan jenis tabung yang direfill. yang harus di

PERHATIKAN sebelum ALAT PEMADAM APAR diterima oleh layanan kami untuk di refill secara umum sebagai berikut: Langkah pertama adalah Mengeluarkan Media sampai habis dengan cara menekan handle, otomatis gas pendorong (Nitrogen) dan Media keluar sampai habis . hal ini untuk memudahkan saat pengisian kembali dan di pastikan habis dan bersih Isi Ulang

PEMBONGKARAN Setelah media dikeluarkan, leher valve diputar dan dilepas untuk dipastikan bahwa dalam tabung sudah benar-benar kosong dan bersih. jika belum bersih, APAR bisa dibalik dan dituang. kadang untuk media Powder terjadi pembekuan dan harus mengeluarkan energi ekstra untuk memecah powder yang telah beku tersebut. Baru setelah dalam tabung bersih dilakukan penimbangan berat kosong, untuk ditambahkan media baru sesuai dengan berat isi tabung. pengisian dilakukan dengan kapasitas supaya tidak ada kekurangan dan kelebiahn yang akan terbuang sia-sia nantinya. jika sudah ditimbang kembali jadi beratnya tabung kosong + berat isi = berat total. isi ulang APAR ini juga dicek material-material yang berkaitan seperti selang, handgrip, segel, cat, dan kondisi fisik tabungnya masih layak atau tidak. Layanan memberikan garansi tekanan selama 1 tahun untuk media powder dan gas selama segel masih utuh. Kami juga memiliki sistem manajemen pengisian alat pemadam api ringan APAR yang akan memberikan informasi detail setiap alat pemadam dimiliki, kapan tanggal kadaluarsa, bagaimana kondisi spartnya, dan lain sebagainya Untuk refill alat pemadam api jenis portable yang sangat sering kita jumpai hampir di seluruh tempat, baik bangunan industri, bangunan manufaktur, tempat umum, pusat perbelanjaan, rumah sakit, gedung perkantoran, hingga sekolah, kita dapat menarik kesimpulan bahwa keberadaan dari APAR atau fire extinguisher telah menjadi suatu hal yang diperlukan untuk pemenuhan kebutuhan kemanan dan keselamatan dalam rangka melindungi bangunan atau gedung-gedung tersebut dari risiko bencana kebakaran yang berpotensi mengancam dalam waktu yang sebelumnya tak bisa diprediksi. APAR merupakan senjata yang seharusnya siap siaga untuk digunakan ketika kondisi-kondisi darurat terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, sudah seharusnya kondisi APAR itu sendiri harus optimal dan tidak menyimpan kerusakan karena akan berbahaya risikonya apabila kita menggunakan alat pemadam api APAR yang telah rusak baik sebagian komponen ataupun keseluruhannya. Demi menghindari risiko tersebut, maka diperlukan pengadaan pengecekan atau pemeriksaan APAR yang harus dilakukan dalam waktu yang berkala demi meninjau kondisi keseluruhan dari APAR apabila ada kerusakan sehingga dapat dilakukan tindakan lanjutan seperti perawatan atau servis hingga melakukan penggantian perangkat APAR dengan yang baru.

CARA MENGECEK ALAT PEMADAM LEBAKARAN API RINGAN APAR: Dalam proses pengecekan atau pemeriksaan APAR, terdapat banyak tahap yang harus dicek. Pengecekan APAR dapat dilakukan dengan memulai pemeriksaan pada komponen tabung pada APAR tersebut. tabung APAR terdiri dari beberapa hal, yaitu meliputi pengecekan kondisi luar dari tabung tersebut seperti pengecekan pada bagian handle dari tabung yang tidak boleh mengalami kemacetan atau kerusakan. Selain itu, cek pula label pada bagian luar tabung yang harus masih dapat terbaca pada label tercantum informasi mengenai kapasitas maksimal isi muatan ataupun informasi mengenai berat kosong tabung dan informasi mengenai masa expired pembelian alat pemadam api ringan APAR serta pengisian ulang isi muatan pada tabung yang pernah dilakukan. pemeriksaan pada APAR juga harus meliputi kondisi fisik dari APAR tersebut. Kondisi fisik yang APAR tergolong baik dari satu komponen kekomponen lain seperti gagang handel, presure selang dan fisik APAR apabila tabung APAR tersebut tidak ditemukan keropos atau karat baik pada bagian leher valve APAR ataupun pada bagian dasar dari tabung APAR tersebut. Tabung APAR yang tergolong dalam kondisi baik tidak menyimpan karat maupun keropos, diharapkan untuk dibersihkan bagian luarnya, yaitu dengan cara melakukan pengelapan agar debu-debu yang menempel tidak menjadi penyebab turunnya daya guna material pembangun tabung tersebut. Namun sebaliknya, apabila pada tabung APAR telah ditemukan karat maupun keropos, maka hendakya layanan segera dilakukan penggantian komponen tabung APAR tersebut dengan komponen tabung APAR yang baru karena karat maupun keropos pada APAR dapat membahayakan bagi petugas yang akan mengoperasikan APAR tersebut ke depannya mengingat tabung APAR harus selalu dalam keadaan optimal karena ketika pengoperasian APAR, tabung merupakan komponen yang harus mampu menahan tekanan tinggi yang masuk ke dalam tabung melalui cartridge sehingga isi muatan dapat terdorong keluar melalui pipa saluran menuju mulut output dan selang APAR. Setelah melakukan pemeriksaan terhadap tabung APAR dan pemeriksaan pada tahap lainnya, hendaknya APAR kembali disimpan pada tempat yang aman, strategis, mudah ditemukan, tidak tersembunyi atau terhalangi, serta keberadaannya tidak mengganggu atau berisiko terganggu oleh aktivitas operasional di dalam ruangan tempat diletakkannya APAR tersebut. Selain itu, peletakkan APAR juga harus memperhatikan tabung APAR yang tidak boleh terkena pancaran sinar atau terik matahari secara langsung. Selain itu, APAR juga tidak boleh diletakkan pada tempat yang lembab karena berisiko menyebabkan tabung APAR mengalami korosif atau karat.

CEK LIST APAR Untuk memenuhi syarat layanan serta menjamin pemenuhan kebutuhan perlindungan bangunan dari risiko bencana kebakaran, maka penyediaan APAR atau fire extinguisher pada setiap bangunan kantor atau gedung telah menjadi suatu hal yang dianjurkan untuk dilakukan. APAR merupakan alat portable untuk memadamkan api kebakaran yang dapat diandalkan ketika terjadi situasi yang mendesak dan darurat seperti untuk memadamkan api yang baru muncul sebelum menjalar menjadi api kebakaran yang tak terkendali. Mengingat APAR hanya digunakan pada saat bencana kebakaran terjadi dan tentunya setiap bangunan atau gedung telah melakukan konstruksi sistem pencegah dan antisipasi bencana kebakaran, maka APAR harus disimpan secara aman selama tidak digunakan demi persiapan kondisi darurat yang optimal. Pada satu bangunan dengan bangunan yang lain pada umumnya membutuhkan jumlah APAR yang tentu saja akan berbeda-beda mengikuti tingkat kebutuhan dan jenis risiko kebakaran yang berpotensi terjadi pada setiap bangunan. APAR yang telah dimiliki pada umumnya selalu diletakkan pada titik-titik ruangan yang strategis, seperti misalnya APAR yang diletakkan di dekat lift, di dekat pintu keluar darurat, di dekat pintu masuk ruangan, dan lain sebagainya. Dalam rangka menjaga APAR, tak cukup hanya dengan menaruh atau menggantung APAR dengan tepat sehingga keberadaannya tidak terganggu oleh aktivitas di dalam bangunan, tetapi juga dengan melakukan pengecekan atau pemeriksaan kondisi APAR dengan rutin atau secara berkala, seperti misalnya pemeriksaan APAR dalam jangka setiap 1 bulan sekali, 3 bulan sekali, 6 bulan sekali, ataupun pemeriksaan APAR setiap 3 bulan sekali. Pengecekan atau pemeriksaan kondisi APAR ini sendiri bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi APAR secara keseluruhan apakah telah terjadi kerusakan sehingga harus mendapatkan maintenance ataukah tidak, selain itu juga untuk meninjau isi muatan di dalam tabung APAR apakah masih cukup atau harus diadakan pengisian ulang hingga mencapai kapasitas yang ditentukan, serta untuk menilai apakah APAR tersebut masih aman untuk digunakan dan masih dalam usia manfaat atau telah waktunya untuk penggantian dengan APAR yang baru.

CEK LIST KOMPONEN Ketika melakukan pengecekan atau pemeriksaan APAR, hendaknya layanan segera dengan cek list APAR. Cek list APAR merupakan daftar yang berisikan hal-hal yang harus diperiksa pada APAR, yaitu yang meliputi pemeriksaan isi muatan pada APAR serta kemampuan tekanan gas pendorong pada APAR, pemeriksaan kondisi fisik atau kondisi luar dari tabung APAR yang hendaknya tidak boleh mengalami kerusakan atau cacat termasuk pula pada bagian handle beserta label pada tabung yang harus dalam kondisi yang baik, pemeriksaan output pemancar isi muatan, selang, ataupun nozzle yang tidak boleh mengalami keretakan terlebih kebocoran, pemeriksaan ulir pada penutup kepala APAR serta pipa saluran muatan yang tidak boleh macet ataupun tersumbat, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, di dalam cek list APAR juga harus diadakan pemeriksaan kondisi muatan di dalam tabung apakah mengalami pengendapan ataukah tidak. Tahap pemeriksaan mengenai kondisi muatan ini pada umumnya memiliki cara pemeriksaan yang tentu saja berbeda-beda mengikuti jenis APAR atau klasifikasi APAR berdasarkan isi muatannya. Sebagai contoh, APAR dengan klasifikasi muatan berupa foam atau busa dapat dilakukan pemeriksaan dengan cara pencampuran larutan alumunium sulfat dan juga sodium bicarbonat dalam jumlah masing-masing yang sedikit di mana campuran kedua larutan ini dapat direaksikan pada luar tabung. Apabila timbul suatu rekasi yang cukup kuat, maka kondisi APAR ternilai baik. Kami memiliki system pengecekan APAR yang terintegrasi sehingga customer dapat selalu memantau semua data alat pemadam yang dimiliki, apa saja yang perlu diganti dan lainnya. hubungi sales layanan kami untuk mendapatkan kartu ceklis setiap bulanya dalam 1 tahun pengecekan untuk wilayah Jakata dan di luar jakarta

PROSES ISI ULANG Refill isi ulang pemadam api APAR merupakan sebuah proses yang dilakukan setelah alat pemadam api ringan APAR digunakan untuk memadamkan kebakaran. atau sudah habis masa EXPIRED berlakunya. Aturan masa berlaku ini untuk masing-masing media telah diatur secara lengkap pada Permen 04 tahun 1980 pada lampiran

2. karena media yang belum terpakai, jika sudah melewati batas masa kadaluarsa harus segera dilakukan isi ulang untuk menjamin Alat pemadam tersebut dapat digunakan lagi dengan sebaik-baiknya. tidak sekedar mengganti media. terdapat point-point utama saat teknisi melakukan Refill Alat Pemadam Api Semarang, diantaranya: Pengecekan keseluruhan part-part tabung Handle Penekan Segel pengaman Selang output Selang inlet drat valve cat tabung stiker penggunaan korosi tabung lubricant handle Berat tabung Penggantian media dengan baru dengan material seimbang komposisinya Pengetesan kebocoran N2 setelah media ditekan Memasang segel pengaman kembali Refill Alat Pemadam Api Semarang bergaransi 5 Tahun Untuk Area Semarang pada khususnya. atau wilayah jakarta , Kami memberikan garansi tekanan 1.  tahun selama segel masih terpasang dengan baik untuk media powder, co2 dan hfc227. untuk media foam garansi dan pengisian kembali pada jangka waktu 2 tahun. Garansi ini berlaku untuk pembelian baru maupun isi ulang yang dilakukan oleh kami. pengisian ini bisa dilakukan di tempat, lokasi client berada untuk media powder, foam, dan gas liquid. sementara untuk CO2 tabung harus dibawa ke Warehouse kami.

Refill Alat Pemadam Apijakarta  oleh teknisi berpengalaman Teknisi yang melakukan isi ulang pemadam telah memiliki pengalaman dan jam terbang tinggi di bidang Proteksi Kebakaran. segala proses refill dilakukan dengan standar K3 yang berlaku di Indonesia. terlebih lagi semua proses bisa dilihat saat teknisi melakukan refill di lokasi, sehingga proses tersebut dilakukan secara transparan. customer bisa bertanya hal-hal yang terkait proses refill secara langsung ke teknisi yang ditugaskan. pada setiap alat pemadam yang sudah selesai diisi ulang, kami akan melabeli APAR dengan stiker tahan air yang berkualitas tinggi untuk mencatat masa kadaluarsanya. pada stiker tersebut juga terdapat nomor kontak representative yang dapat dihubungi sewaktu-waktu jika ditemukan kendala pada pekerjaan. untuk pembelian dan isi ulang minimal 50 tabung, kami akan memberikan gratis selama 1 tahun pengecekan dengan system aplikasi modern yang terhubung dengan cloud server agar sewaktu-waktu data dapat dipantau oleh pihak-pihak yang berkepentingan di Internal perusahaan tersebut. Menjamin keamanan dan keselamatan pada suatu bangunan atau gedung yang Anda miliki dapat diwujudkan dalam beragam tindakan nyata, seperti salah satunya adalah dengan menyediakan atau melengkapi bangunan yang Anda miliki dengan alat pemadam api portable. Alat pemadam api portable yang umumnya diaplikasikan pada kebanyakan gedung adalah alat pemadam api portbale jenis ringan atau APAR di mana ukuran APAR dinilai lebih mudah dalam segi penyimpanan dan pengoperasiannya. Demi memastikan bahwa kondisi APAR yang dimiliki pada suatu bangunan tersebut benar-benar siap untuk digunakan kapan pun ketika kondisi darurat untuk pemadaman api kebakaran dibutuhkan, hendaknya seluruh APAR yang disediakan pada bangunan tersebut diadakan pemeriksaan atau pengecekan secara rutin. Pengecekan APAR tersebut juga bertujuan untuk memeriksa isi muatan pada APAR apakah telah mencapai masa untuk dilakukan pengisian ulang muatan atau belum. Selain itu, pengecekan APAR dilakukan pula untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi keseluruhan komponen APAR apakah ada bagian yang rusak atau memerlukan perawatan (servis), hingga memeriksa usia manfaat dari APAR tersebut apakah telah mencapai atau bahkan melebihi usia manfaat sehingga harus diganti dengan APAR yang baru ataukah tidak. Langkah dan cara-cara yang harus dipenuhi ketika mengecek APAR pada umumnya meliputi pemeriksaan segel, pemeriksaan tekanan yang dapat ditinjau melalui pressure gauge, pemeriksaan selang dan juga nozzle APAR, pemeriksaan historis pengisian ulang muatan, pemeriksaan tabung, dan pemeriksaan muatan apakah terdapat pengendapan atau lain sebagainya, dan masih banyak lagi.

CARA MENGCEK APAR CO2 UNTUK ISI ULANG Tahap pemeriksaan untuk di refill pada setiap jenis klasifikasi APAR masing-masing memiliki cara pengecekan yang berbeda-beda. Cara mengecek jenis APAR carbon dioxide yang paling sering menjadi hal yang membingungkan bagi masyarakat adalah cara mengecek APAR berjenis CO2. APAR CO2 dengan tabung yang berisi muatan gas karbondioksida ini memiliki cara pengecekan yang khusus. Pada tabung APAR CO2, pada umumnya telah tercantum kode seri beserta keterangan informasi mengenai berat kosong APAR atau berat tabung APAR tanpa berat muatan gas karbondioksida. Cara Mengecek APAR CO2, diterapkan prinsip berat total dari APAR ketika pemeriksaan harus memiliki total berat yang dijumlahkan dari keterangan berat kosong (semisal 5,3 kilogram) ditambah dengan berat normal muatan gas karbondioksida yang sesuai dengan konstruksi tabung, semisal seberat 4,6 kilogram, sehingga berat total normal pada APAR ketika pemeriksaan adalah 9,9 kilogram. Apabila berat APAR dapart mencapai angka tersebut, maka APAR CO2 tersebut dapat digolongkan ke dalam kondisi yang baik. Namun, apabila berat lebih rendah hingga sampai 10% dari berat total, maka harus diadakan pengisian tambahan muatan gas karbondioksida hingga mencapai berat normal. Berbeda dengan APAR bermuatan lainnya yang dapat diukur tingkat kondisinya berdasarkan tekanan yang dapat ditinjau melalui pressure gauge, APAR dengan muatan CO2 atau gas karbondioksida memang memiliki rancangan yang tidak direkomendasi untuk difasilitasi aksesoris pressure gauge, sehingga untuk pengecekan APAR CO2 tidak dengan jalan mengukur tekanan, melainkan dengan melakukan penimbangan. Selain mengecek berat isi dan berat keseluruhan , pada APAR CO2 juga harus dilakukan pengecekan Cartdridge atau gas pendorong APAR CO2 untuk memastikan tidak ada kerusakan atau kebocoran. Pada umumnya, APAR jenis CO2 juga harus mendapatkan pengujian tekanan hidrostatik secara berkala, yaitu sekali setiap lima tahun. Pengujian hidrolik ini sangat penting mengingat APAR CO2 memang memiliki fungsi operasional yang harus didukung dengan tekanan yang sangat tinggi sehingga pengujian tersebut sangat berpengaruh dalam menjaga performa APAR itu sendiri.

PROSES ISI ULANG C02 Isi ulang alat pemadam api CO2 adalah alat pemadam kebakaran yang sangat popular karena sangat efektif terhadap cairan yang mudah terbakar seperti propane, butane, pelarut dan bensin. Alat pemadam kebakaran CO2 ini pun berguna dalam mengatasi kebakaran yang diakibatkan oleh peralatan listrik, karena tidak meninggalkan residu (bubuk ataupun busa) saat memadamkan api. Alat pemadam api CO2 dibuat berdasarkan lokat , dicat warna merah terang dengan label hitam di atas petunjuk penggunaan. Pada tahun 1995, alat pemadam kebakaran ini diproduksi dengan standar Inggris dan dicat hitam seluruhnya. Alat pemadam api CO2 tersedia dalam ukuran yaitu ukuran 2 kg dan 5 kg.

Alat pemadam kebakaran tipe CO2 yang terbesar tersedia dalam ukuran 45 kg. Namun ukuran ini biasanya digunakan untuk offshore dan bandara. Di mana alat Pemadam Api CO2 Biasa Digunakan ? Alat pemadam api CO2 adalah alat pemadam yang paling cocok digunakan pada kebakaran kelas B (cairan yang mudah terbakar) dan peralatan listrik. Pemadam ini aman untuk digunakan pada peralatan listrik untuk perkantoran, workshop, klub malam, dan tempat-tempat lain yang menggunakan peralatan listrik. Alat pemadam ini sebaiknya disimpan pada tempat yang tidak beresiko terjadinya kebakaran. Bagaimana Cara Kerja Alat Pemadam Kebakaran CO2 Alat pemadam api CO2 adalah alat pemadam kebakaran yang mengandung karbon dioksida fase cair dengan tekanan 55 bar atau 825 psi dalam silinder bertekanan. Ketika alat pemadam dibuka, karbon dioksida mengembang sehingga membentuk fase gas. Gas CO2 yang dikeluarkan oleh pemadam akan menggantikan oksigen yang ada di sekeliling api sehingga api pun akan padam. Sebagaimana yang telah diketahui bahwa oksigen merupakan salah satu elemen dari segitiga api (penyebab terjadinya api), dengan hilangnya oksigen maka segitiga api menjadi tidak sempurna sehingga api pun tidak akan dapat terbentuk dengan kata lain, api yang mulanya terbentuk akan padam jika kadar oksigen hilangkan. Selang Anti Beku pada Alat Pemadam Api CO2 Apabila Anda membeli alat pemadam kebakaran tipe bahan kimia CO2, maka Anda akan diberikan selang anti beku. Hal ini karena gas CO2 yang dilepaskan dari alat pemadam ini sangat dingin. Penggunaan pemadam tipe karbon dioksida tanpa memegang selang anti beku akan menyebabkan jari-jari menjadi beku dan cedera yang serius. Selang anti beku ini dirancang untuk dapat menahan efek pembekuan gas karbon dioksida, dan dapat dipegang oleh pengguna. Alat pemadam kebakaran CO2 juga harus memiliki horn (seperti keran pemompa) yang berfungsi sebagai diffuser pengurang gaya tekan gas CO2 saat dilepaskan. Jika alat pemadam kebakaran CO2 tidak memiliki ini, maka pada saat penggunaan, besarnya gaya tekan gas CO2 akan menyebabkan pergelangan tangan patah.

Alat Pemadam Api CO2 Jangan Gunakan Di Ruang Tertutup Karbon dioksida terkandung dalam udara yang kita hirup sehari-hari namun berada pada kadar yang aman untuk dihirup. Jika kadar CO2 yang dihirup telah melebihi batas standar maka akan menyebabkan keracunan karbon dioksida. Ada cara mudah untuk mengobati orang yang keracunan karbon dioksida, yaitu dengan cara menghirup lebih banyak oksigen. Namun jika orang tersebut telah kehilangan kesadaran atau tidak mampu keluar dari ruangan, karbon dioksida dapat menyebabkan masalah yang lebih serius seperti asidosis yang bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, sangat tidak dianjurkan untuk menggunakan alat pemadam kebakaran CO2 dalam ruang tertutup, terutama di mobil atau kendaraan. Selain berwarna merah, terdapat pula alat pemadam kebakaran CO2 yang dipoles dengan warna silver. Alat pemadam ini memberikan tampilan yang lebih menawan dan sangat ideal untuk penggunaan pada butik-butik dan outlet kelas atas. Alat pemadam yang dipoles ini tidak dibuat berdasarkan standar British EN3 karena tidak mengikuti aturan berwarna merah, melainkan dibuat berdasarkan standar British lain untuk standar alat. Pemadam kebakaran. Untuk gambaran isi ulang APAR kurang dan lebihnya seperti itu untuk harga refill alat pemadam sebagai berikut

Read 15 times Last modified on Sunday, 14 January 2018 06:26
Andy Rifky

Andy Rifky

Penulis adalah Co-founder PT. Global Mitra Proteksindo dan menjalani kegiatan rutin sebagai Online Marketing & Sales Manager  sejak Tahun 2009 sampai sekarangSenang menggeluti dunia Digital & Internet Marketing dan E-Commerce Business Content Strategy. Ingin berbagi pengalaman, pengetahuan dan informasi produk aktual dalam bidang Proteksi dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran serta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Membantu Anda memberi referensi pilihan Produk Terbaik dan Data Komprehensif atas kebutuhan dalam Perencanaan dan Aplikasi Standarisasi Manajemen Mutu Program K3 pada Teamwork, Aset, Perusahaan atau Usaha Anda khususnya dalam Survey, Design, Instalasi, Penyediaan dan Training Alat Proteksi Kebakaran baik Alat Pemadam Api Manual maupun Sistem Otomatis ;  Fire Alarm, Fire Hydrant System, Safety Equipment / PPE, Kitchen Protection System dan FM200 Fire Suppression System.

  

Andy Rifky 

View Anwar Arifin's profile on LinkedIn

Mobile /
 WA 087885235999

PT. Global Mitra Proteksindo
Komp. Taman Palem Mutiara
Cengkareng, Jakarta Barat

Office: 021-54353513, 54353488, 54353498
Fax. 54355904
Email: gmproteksi@gmail.com

More in this category: « Apar Isi ulang APAR »

Google Plus (2)